Kesalahan teknis
Pada suatu hari, hari Firfit sangat bahagia dan berbunga-bunga. Sebab, dia teringat bahwa hari ini adalah hari ulang tahunnya. Dia juga sangat gembira, karena orang yang pertama kali ngucapin kata “Happy BirthDay To You” adalah keluargannya. Sehingga Firfit merasa lebih diperhatikan oleh keluarganya.
Ketika pagi hari, sepulang Firfit dari sholat subuh di masjid. Keluargannya memberikan kejutan kepada Firfit. Pertama-tama Firfit tidak tau apa yang terjadi dirumahnya, lalu ketika lampu rumah dinyalakan terenggg… , “ Happy BirthDay To You, semoga dihari ulang tahunmu ini kamu tambah pinter, rajin sholat, dan patuh kepada orang tuaa!” kata mamanya, “makasih ya maaa, mama telah mangingat hari ulang tahunku dan membuat aku bahagia, makasih ya semuanya” jawab Firfit. “sama-sama” sahut ayah Firfit. “ayo kamu tiup lilinnya agar do’a mu dapat terkabul, habis itu kita potong kuenya untuk kita makan” kata mama Firfit. Lalu Firfit menjawab “iya maaa, fuuuuuuu”, “horeeeeee, akhirnya kita makan juga kuenya” sahut adik Firfit. “ya udah mama dan ayah pergi kerja dulu ya, nanti keburu telat, kalian makan aja kuenya, mama dan ayah nanti saja di sisahin yaaa!” Ujar mama. “ ya maaaa, hati-hati di jalan!”sahut Firfit. “ya udah kalau begitu kita makan aja kuenya, enak lagi rasa coklat manis” kata kakak Firfit. “setuju-setuju’ sahut adik Firfit.
Setelah makan kue, Firfit pergi ke kamar untuk menyiapkan buku-buku yang akn dibawanya pergi ke sekolah, setelah itu, dia makan lalu mandi. Kemudian yang menjadi kebiasaan Firfit adalah : apabila mandi selalu lama, sehingga dia sering terlambat pergi ke sekolah.
Kemudian ditengah-tengah perjalanannya menuju kesekolah,tiba tiba perut Firfit terasa sakit dan rasanya ingin sekali buang hajat. Akhirnya dia kembali pulang dan membuang hajat. Setelah itu firfit bilang kepada kakaknya “kak aku libur aja yaa hari ini, buatin surat ya” kata Firfit. “emangnya kamu kenapa? sakit?”Tanya kakak Firfit. “sakit sih enggak, tapi aku sudah terlambat nih”sahut Firfit. “ya ngak boleh gitu dong, sekarang aku bilangin ya..! menuntut ilmu itu lebih baik sedikit dari pada tidak sama sekali, ingat itu! ”ujar kakak Firfit “jadi aku harus masuk sekolah dong, kan aku malu kalau masuk sekolah terlambat” jawab Firfit. “yaa sudah kalau kamu tidak mau dibilangin ya tersarah kamu, tapi jangan menyesal yaaa” kata kakak Firfit.”ee…. ee….iya deh aku masuk sekolah”sahut Firfit dengan ragu-ragu, “gitu dong itu baru adiknya kakak” jawab kakak Firfit sambil senyum. “ya sudah aku berangkat dulu yaa kakak, Assalamu’alaikum”pamit firfit sambil mencium tangan kakaknya. “Wa’alaikumsalam” jawab kakak firfit.
Sesampainya Firfit disekolah,Firfit ditanya oleh pak satpam “kenapa kamu terlambat?”Tanya pak satpam. “hehe.. anu pak, itu lho anu...ada kesalahan teknis tadi pak” jawab Firfit dengan ragu ragu “kesalahan teknis apa? ”Tanya pak satpam. “tadi waktu di tengah tengah perjalanan perutku mendadak sakit, sepertinya ingin buang hajat lalu saya balik lagi kerumah pak, yaa jadi telat deh pak” jawab Firfit. “ya udah kamu masuk sana, dan minta surat ijin masuk kepada petugas piket hari ini” ujar pak satpam, “yes-yes-yeeeees! Tapi, yang tugas piket hari ini siapa pak?” Tanya Firfit. “ya nggak tau, emang aku kepala sekolahnya apa” jawab pak satpam sewot. “yeee udah deh pak terima kasih” jawab firfit, dengan muka yang pasrah sambil melangkah pergi.
Kemudian setelah mendapat surat izin masuk, Firfit segera masuk kelas untuk mengikuti pelajaran. Sebelum dipersilahkan duduk oleh guru yang mengajar Firfit, Firfit di interogasi lebih dulu oleh gurunya. “kenapa kamu terlambat Fir?”Tanya bu guru. “anu bu kesalahan teknis” jawab Firfit sambil tersenyum malu. “ ha…ha…haaa, kesalahan teknis” sorak teman firfit dengan suara yang keras dan cempreng sambil tertawa. “e.e… kalian nggak boleh seperti itu kalian sekolah dididik untuk menjadi anak yang pandai, anak yang pintar dan anak yang tau sopan santun” jawab bu guru. “ya udah kamu duduk sana dan ikuti pelajaran ini dengan baik” kata buguru “makasih ya bu, ibu memang baik deh” sahut Firfit.
Akhirnya Firfit mengikuti pelajaran dengan tertib, aman, nyaman dan pastinya nggak ada lagi kendala lagi dalam perutnya. Yang lebih penting, Fhirfit tak lagi mengulagi kesalahannya itu! Untuk selamanya!
Pada suatu hari, hari Firfit sangat bahagia dan berbunga-bunga. Sebab, dia teringat bahwa hari ini adalah hari ulang tahunnya. Dia juga sangat gembira, karena orang yang pertama kali ngucapin kata “Happy BirthDay To You” adalah keluargannya. Sehingga Firfit merasa lebih diperhatikan oleh keluarganya.
Ketika pagi hari, sepulang Firfit dari sholat subuh di masjid. Keluargannya memberikan kejutan kepada Firfit. Pertama-tama Firfit tidak tau apa yang terjadi dirumahnya, lalu ketika lampu rumah dinyalakan terenggg… , “ Happy BirthDay To You, semoga dihari ulang tahunmu ini kamu tambah pinter, rajin sholat, dan patuh kepada orang tuaa!” kata mamanya, “makasih ya maaa, mama telah mangingat hari ulang tahunku dan membuat aku bahagia, makasih ya semuanya” jawab Firfit. “sama-sama” sahut ayah Firfit. “ayo kamu tiup lilinnya agar do’a mu dapat terkabul, habis itu kita potong kuenya untuk kita makan” kata mama Firfit. Lalu Firfit menjawab “iya maaa, fuuuuuuu”, “horeeeeee, akhirnya kita makan juga kuenya” sahut adik Firfit. “ya udah mama dan ayah pergi kerja dulu ya, nanti keburu telat, kalian makan aja kuenya, mama dan ayah nanti saja di sisahin yaaa!” Ujar mama. “ ya maaaa, hati-hati di jalan!”sahut Firfit. “ya udah kalau begitu kita makan aja kuenya, enak lagi rasa coklat manis” kata kakak Firfit. “setuju-setuju’ sahut adik Firfit.
Setelah makan kue, Firfit pergi ke kamar untuk menyiapkan buku-buku yang akn dibawanya pergi ke sekolah, setelah itu, dia makan lalu mandi. Kemudian yang menjadi kebiasaan Firfit adalah : apabila mandi selalu lama, sehingga dia sering terlambat pergi ke sekolah.
Kemudian ditengah-tengah perjalanannya menuju kesekolah,tiba tiba perut Firfit terasa sakit dan rasanya ingin sekali buang hajat. Akhirnya dia kembali pulang dan membuang hajat. Setelah itu firfit bilang kepada kakaknya “kak aku libur aja yaa hari ini, buatin surat ya” kata Firfit. “emangnya kamu kenapa? sakit?”Tanya kakak Firfit. “sakit sih enggak, tapi aku sudah terlambat nih”sahut Firfit. “ya ngak boleh gitu dong, sekarang aku bilangin ya..! menuntut ilmu itu lebih baik sedikit dari pada tidak sama sekali, ingat itu! ”ujar kakak Firfit “jadi aku harus masuk sekolah dong, kan aku malu kalau masuk sekolah terlambat” jawab Firfit. “yaa sudah kalau kamu tidak mau dibilangin ya tersarah kamu, tapi jangan menyesal yaaa” kata kakak Firfit.”ee…. ee….iya deh aku masuk sekolah”sahut Firfit dengan ragu-ragu, “gitu dong itu baru adiknya kakak” jawab kakak Firfit sambil senyum. “ya sudah aku berangkat dulu yaa kakak, Assalamu’alaikum”pamit firfit sambil mencium tangan kakaknya. “Wa’alaikumsalam” jawab kakak firfit.
Sesampainya Firfit disekolah,Firfit ditanya oleh pak satpam “kenapa kamu terlambat?”Tanya pak satpam. “hehe.. anu pak, itu lho anu...ada kesalahan teknis tadi pak” jawab Firfit dengan ragu ragu “kesalahan teknis apa? ”Tanya pak satpam. “tadi waktu di tengah tengah perjalanan perutku mendadak sakit, sepertinya ingin buang hajat lalu saya balik lagi kerumah pak, yaa jadi telat deh pak” jawab Firfit. “ya udah kamu masuk sana, dan minta surat ijin masuk kepada petugas piket hari ini” ujar pak satpam, “yes-yes-yeeeees! Tapi, yang tugas piket hari ini siapa pak?” Tanya Firfit. “ya nggak tau, emang aku kepala sekolahnya apa” jawab pak satpam sewot. “yeee udah deh pak terima kasih” jawab firfit, dengan muka yang pasrah sambil melangkah pergi.
Kemudian setelah mendapat surat izin masuk, Firfit segera masuk kelas untuk mengikuti pelajaran. Sebelum dipersilahkan duduk oleh guru yang mengajar Firfit, Firfit di interogasi lebih dulu oleh gurunya. “kenapa kamu terlambat Fir?”Tanya bu guru. “anu bu kesalahan teknis” jawab Firfit sambil tersenyum malu. “ ha…ha…haaa, kesalahan teknis” sorak teman firfit dengan suara yang keras dan cempreng sambil tertawa. “e.e… kalian nggak boleh seperti itu kalian sekolah dididik untuk menjadi anak yang pandai, anak yang pintar dan anak yang tau sopan santun” jawab bu guru. “ya udah kamu duduk sana dan ikuti pelajaran ini dengan baik” kata buguru “makasih ya bu, ibu memang baik deh” sahut Firfit.
Akhirnya Firfit mengikuti pelajaran dengan tertib, aman, nyaman dan pastinya nggak ada lagi kendala lagi dalam perutnya. Yang lebih penting, Fhirfit tak lagi mengulagi kesalahannya itu! Untuk selamanya!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar