Pages

Kamis, 30 September 2010

Story Menyakitkan Hati

malang, 14 september 2010P

Pagi itu aku siap-iap untuk pergi berlibur dengan teman-temnku. rasanya seneng buanget bisa berkumpul lagi. apa lagi gara-gara aku sering gak di ajak kumpul...! uh seneng gtoh rasanya...
aku : uam....
jam brapa nih, males akumau bangun.. jam 7... heh 5 menit lagi..
berhubung masih jam 7 aku tidur ajah lagi, masih ngantuk akuh...
Aku : huaaaah...
udh jam setengah 8...! gak papa deh, mungkin juga belum ada yang brangkat.
setelah itu aku mandi dan .... seperi biasanya.. ada konser di kamar mandi. tentunya artis topnya gue dunk....! tapi waktui npakai handuk terdengar dari luar rumah ada yang ketuk pintu
Mictopi : tok-tok fik....
aku : woooooooo yaaaaaaaaaa
bentar.......
oh kamu...!

gUe mEnang kAlian jUga mEnang

Semuanya, kemenangan telah tiba, marilah kita manfaatkan momen ini untuk kembali bersih mempertahankan semuanya. aku minta maaf untuk semuanya atas apa yang telah saya lakukan selama inibaik yang sengaja ataupu yang tidak sengaja. memang bagi yang mengerti saya, mungkin berpendapat bahwa aku ini orang yang aneh, tapi semua itu gak ada masalah, karena semuanya memiliki hak untuk bersuara.

Selanjutnya, aku mau terima kasih kepada semuannya atas apa yang telah diberikan kepadaku. baik semangat ataupun yang laiinya sehingga saya bisa menjadi seperti ini. terutama bagi seseorang yang akan selalu berada dalam hatiku. apa yang telah diberikan kepada saya itu telah menjadi motivasi tersendiri bagi saya dan dorongan untuk menjadi yang lebih baik dari yang sebelumnya.

Sekarang yang lalu biarlah berlalu semu hal yang negativ yang poernah kita lakukan jadikanlah sebagai pelajaran hidup untuk tidak terulang kembali dan hal yang positiv simpan dan pelajarilah untuk jadi yang lebih, lebih dan lebih baik lagi dari sebelumnya..!

~'Adha Udharha'~

Selasa, 14 September 2010

Feel Disappointed

Dimulai dari reuni teman-teman masa kesilku yang sekarang udah sibuk dengan urusannya sendiri. Awalnya aku seneng sekali dengan adanya acara reunian bareng. tapi kemarin malam aku terkejut dan kecewa. ternyata apa yang aku harapkan itu salah besar. aku terlalu berharap dengan apa yang ada di pikirankuy selama ini, tentang Rasa, Pemikiran, Keadaan, dan semua yang telah aku jalani selama ini. aku berharap besar dengan adanya dia dalam diriku. tapi nyatanya, dia tak mempedulikanku. jangankan perhatiannya, aku bagaikan topeng yang menjadi penutup muka seseorang, sebagai pensil untuk menulis, sebagai telfon untuk perantara dan sebagai mobil-mobilan untuk kesenangan sesaat.

Pada saat itu, kekecewaan aku dimulai saat dia mengatakan pada kami bahwa ia tidak mau menyakiti hati seseorang, (pok) dan setelah itu di bilang semua anag di matanya itu sama... trus apa artinya semua ini...? aku telah banyak berharap dengannya.